Pada Senin, 1 Oktober 2018 dalam Pesta St. Theresia dari kanak-kanak Yesus pelindung misi kami bersyukur atas pembukaan masa Orientasi Misi Bersama (OMB). Tahun ini misionaris SSpS Indonesia yang diutus misi keluar negeri ada empat orang; Sr. Maria Edel Seran, SSpS dari provinsi Timor diutus ke Filiphina Selatan, Sr. Anthoneta Taneo SSpS dari provinsi Timor diutus ke Togo, Benin, Sr. Hendrika dari provinsi Flores Barat diutus ke Bolivia dan Sr. Albersia Hope Tapoona dari Kalimantan diutus ke Brazil Utara.

Di hadapan kehadiran dan doa para suster SSpS komunitas yang ada di Batu (tiga komunitas); Komunitas St. Maria, Komunitas Rumah Khalwat Syalom dan Komunitas Novisiat Maria – Yosepha, keempat misionaris muda ini dengan lantang menyampaikan doa penyerahan dirinya di hadapan altar.

Penyerahan diri mereka diungkapkan dengan menyerahkan simbol diri atau daerah yang memiliki ikatan batin dengan mereka. Ada jagung sebagai makanan pokok, selendang, kain adat dan tembikar. Penyerahan simbol ini menjadi gambaran bahwa mereka siap terbuka dan bekerjasama dengan rahmat Allah menerima budaya baru, orang baru, cara baru, dan segala realitas yang akan mereka jumpai di tanah misi.

Sr. Odilia Welerubun SSpS, provinsial Provinsi Jawa menerima secara resmi keempat Saudari kami ini untuk mengalami masa persiapan misi selama satu bulan di Provinsi Maria Bunda Allah, Jawa dalam dinamika memberi kepada mereka masing-masing peta negara misinya. Selama satu bulan ini secara intensif mereka diundang untuk mendoakan, mengenal, dan siap batin untuk pergi menjumpai mereka di tanah misi. Selain itu Sr. Odilia juga menyerahkan lambang Tritunggal dari Ghana yang mengandung arti bahwa selama satu bulan ini, para peserta OMB belajar membangun hidup komunitas Allah Tritunggal yang bercirikan sama, unik, satu, dialog dan misi. Komunitas dalam misi dan untuk misi.

Saya akan menemani mereka selama satu bulan untuk program ini. Komunitas kami akan berziarah dengan mengambil tema umum Memperluas Lingkaran Kasih dengan Sesama yang Berbeda seperti fokus kongregasi SSpS di tahun 2018. Tiap Minggu peziarahan hidup komunitas kami mempunyai fokus sebagai berikut;

Minggu I: Menimbah Semangat Hidup dan Misi Interkultural dari Generasi Pendiri

Minggu II: Menimbah kembali Hidup & Misi Interkultutal Sejati dari Allah Tritunggal, Sang Sumber

Minggu III: Menimbah Semangat Hidup dan Misi Interkultural dari sesama yang berbeda

Minggu IV: Menimbah Daya Misi Interkultural dari Yesus; Misi Yesus adalah Misiku

Dalam tiga hari terakhir di bulan Oktober tema peziarahan kami adalah siap diutus. Semoga dengan makin mengenal berkat-berkat Allah yang melimpah dalam diri kami, bertumbuh bersama dalam komunitas kasih, kita semua siap diutus kemana Allah menghendaki kita pergi.

Sr. Sisilia Andri SSpS

Untuk Mengenal, Bertumbuh dan Pergi 

01 October 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)