"Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah" (1 Kor 3:23).

Pada Sabtu, 1 September sampai dengan Senin, 3 September 2018 lalu saya menemani 6 Novis kami outbond bersama  para Novis dari kongregasi lain yang tergabung dalam Kursus Gabungan Novisiat (KGN) Keuskupan Malang. Peserta berjumlah 46 Novis dengan 9 pendamping dan 5 orang dari tim “Character Camp”.

 

Tema kegiatan kami adalah “BERCERMIN DARI ALAM” . Kami berkemah di alam, di tepi laut. Nama tempat itu Bolu-Bolu, di daerah Malang Selatan. Perjalanan melalui hutan dan tepi pantai kami tempuh sekitar 2,5 jam.

 

Tempat berkemah para pendamping dekat sekali dengan tepi laut dan berlatar belakang hutan. Suasana hutan yang sunyi dan hening membuat suara gemuruh ombak di tepi laut selatan terdengar sangat kuat. Terlebih saat air laut pasang.

 

Dalam kesunyian pagi, Minggu, 2 September aku terjaga sekitar pukul 04.00 WIB (Waktu Indonesia bagian Barat). Suara gemuruh dan deburan ombak di depan tempatku duduk terdengar kuat sekali. Suaranya menyatu dalam kesunyian alam. Dengan cepat batinku pun terbantu untuk hening. Tak kulewatkan kesempatan ini untuk berjumpa pertama dengan Sang Pemilik Hidup. Terasa sekali kehadiran Allah. Betapa kecil aku di hadapanNya dalam genggaman alam. Sekaligus betapa aku dikasihiNya.

 

Pengalaman kasih Allah bagiku memampukan aku sadar dan bersyukur akan orang-orang yang dipercayakan  terutama, 7 orang Novis dan 2 suster yang menjadi anggota komunitas Novisiat. Sejak 4 bulan yang lalu  Allah memberiku kepercayaan menjadi pemimpin komunitas bagi mereka. Dalam doa aku mencoba menyadari bagaimana aku telah berjalan bersama mereka. Ada kalanya aku bersikap egois. Melalui bantuan alam, terutama suara deburan ombak aku memohon rahmat untuk belajar seperti Yesus; bagaimana Dia menggembalakan para murid dan umat yang dipercayakan Allah kepadaNya dengan Belas Kasih, Keadilan dan Kesetiaan. Ketika menyadari siapa saya yang dianugerahi kepercayaan, dari mana saya berasal, tidak ada alasan bagiku berjalan dengan kekuatanku sendiri, melainkan senantiasa menyertakan Allah dalam setiap gerak hidup ku. Semua yang saya punya adalah milik Allah.

 

Sr. Sisilia Andri SSpS

 

 

Semuanya kamu punya

02 September 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)