Seminari Ledalero merupakan pusat panggilan bagi tarekat Misi Serikat Sabda Allah (SVD). Saat ini terdapat 300 seminaris dan belasan prefek menemani mereka. Para Frater dibagi dibeberapa unit (Rumah terpisah dari yang lain namun masih satu kompleks)  ditemani Prefek masing-masing. Para Frater ini, sebelumnya memulai pendidikannya di seminari kecil sebagai Postulan, dan kemudian diberi kesempatan untuk memilih tempat Novisiat merupakan tempat pendidikan satu jenjang setelah masa postulan. Novisiat SVD di Nusa Tenggara Timur terdapat di dua tempat yakni: di Nenuk Atambua-Timor (Perbatasan RDTL-Indonesia) dan Novisiat Kuwu Ruteng-Manggarai-Flores.

Para calon seminaris diseleksi secara ketat sesuai syarat-syarat dari SVD. Setelah masa novisiat selama dua tahun terakhir ini, Seminari Tinggi-Ledalero menerima sekitar 100 Frater yang memulai studi filsafat. Empat tahun kemudian mereka dikirim untuk praktek TOP atau OTP (Overseas Training Program), dan melanjutkan dengan masa Probasi yakni masa persiapan untuk Kaul Kekal, dan melanjutkan studi S2 Teologi. Setiap tahun SVD selalu memanen para frater yang kaul kekal sekitar 20 persen hingga tahbisan.

Menarik untuk disimak bahwa rata-rata keluarga di Indonesia-NTT, (Flores, Sumba, Timor, Alor- atau sering dikenal dengan sebutan FLOBAMORA) sangat senang mengirim putra terbaik mereka untuk menjadi pekerja di ladang Tuhan. Sebagian besar mereka terinspirasi oleh teladan para misionaris dalam mengikuti jejak Kristus. Meskipun saat ini kebanyakan seminari kecil adalah milik keuskupan dan para formatornya adalah para imam diosesan, hal ini bukanlah menjadi halangan bagi para calon  untuk memilih menjadi Misionaris dalam tarekat SVD. Mungkin salah satu alasan adalah sejarah Gereja di Flores dan karya para misionaris Serikat Sabda Allah, dan  hampir sebagian paroki dan bangunan untuk umat, termasuk  sekolah dibangun oleh para  misionaris.

Panggilan Baru dari Indonesia

21 October 2020

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)