Tugas dasar dari misionaris adalah mengusahakan kesatuan dengan Yesus Kristus. Dia harus terus menerus “dekat oleh Darah Kristus” dan bersatu dengan Allah. Dengan jalan inilah kekuatan rohani dan buah dari pekerjaan misionaris dapat dilihat.

Dunia kontemporer penuh dengan kecemasan. Hal ini mengakibatkan hubungan antarpribadi menjadi terputus. Pertama-tama, masalah ini mempengaruhi segi sosial yang paling kecil  dan rapuh yaitu keluarga. Oleh karena itu, kita mengalami pertengkaran, kesalahpahaman, kekerasan dalam kata-kata dan bahkan fisik. Itu terjadi dalam keluarga, lingkungan, di tempat kerja dan dalam dunia politik. Kebutuhan akan kedamaian yang bersumber pada Kristus, benar-benar mendesak.

Kristus ada di ambang pintu hati kita, menunggu dengan sabar  kita memberi tempat bagi-Nya. Dia tidak membutuhkan banyak, hanya waktu untuk bercakap-cakap dan mendengarkan Sabda Allah. Dia bersabda dan memberi kita kedamaian. Namun, setiap orang perlu membuka pintu bagi Kristus. Setiap keluarga perlu berdoa bersama. Setiap komunitas dan kelompok sosial perlu menerima karunia damai Kristus.

Kegiatan misionaris tidak pernah ketinggalan zaman, karena di sana selalu ada orang yang menentang Kristus. Dimana mereka berpikir bahwa mereka dapat bertahan dengan kekuatan dan kemampuan mereka sendiri. Seorang pengikut Kristus disebut sebagai pembawa damai, untuk mendamaikan manusia dengan Allah, dalam satu tubuh melalui salib, hingga wafat. Pengikut Kristus adalah orang yang memperoleh kedamaian dari doa dan refleksi pribadi. Tidak ada jalan lain menuju kedamaian sejati selain "melalui Kristus, dengan Kristus dan di dalam Kristus." Dia adalah Damai bagi semua - baik bagi mereka yang masih jauh dari Allah dan bagi mereka yang dekat dengan-Nya.

Roh Kristus adalah Roh Damai, pengampunan dan belas kasih. Pertama bagi dirimu dan kemudian bagi semua orang. Kamu harus secara terus menerus memohon dengan rendah hati dan terbuka kepada Roh Allah. Bukan hanya bagi dirimu sendiri, tetapi juga bagi teman-temanmu. Dalam suasana damai, kamu dapat mengalami kasih Allah Bapa dalam kesatuan rohani dengan Kristus dalam Roh Kudus. Hanya ini jalan mencapai kekudusan dan kematangan pribadi. Dengan demikian kamu dapat disatukan dan kamu juga dapat menciptakan kesatuan dengan Saudari dan Saudara mu. “Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh”.

Kristus adalah Damai

23 October 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)