Sambil berjalan melalui Pegunungan Beskidy, saya berpikir tentang misteri panggilan saya. Sudah dua puluh tahun sejak saya menjawab Ya kepada Yesus. Namun, setiap kali saya kembali ke tanah air, Yesus mengundang saya untuk menjawab lagi - Ya. Tinggalkan tanah air Anda, sanak saudara Anda, teman, keluarga. Hal itu selalu tidak mudah, tetapi untungnya, Yesus meyakinkan saya bahwa itu patut dilakukan. Itulah sebabnya saya menerima tantangan dan saya mencoba untuk menanggapi panggilan Guru saya dengan positif. Terlepas dari keadaannya, selalu dengan cinta dan keyakinan yang sama. Yesus Kristus menginginkan tekad dan keberanian dalam kehidupan religius dan panggilan misionaris.

Sekali lagi saya berada di tempat kelahiran saya dan saya merasa musim gugur tiba. Hari-hari menjadi semakin pendek, angin bertiup kuat, apel-apel berjatuhan dari pohon, burung bersiap-siap untuk menyambut musim dingin. Terlepas dari semua persoalan, kebisingan yang berasal dari media massa, ketergesaan dalam hidup keseharian, saya yakin bahwa saya ingin mengikuti Tuhan selamanya.

Saya sedang menunggu penerbangan ke negara misi perutusan saya - Indonesia. Saya senang tetapi pada saat yang sama sedikit cemas. Apa yang menungguku di sana? Untungnya, Kristus meyakinkan saya bahwa Dia berjalan di depan saya. Dia telah menungguku di sana. Dia ingin saya bekerja sama dalam pekerjaan besar untuk mewartakan Injil bagi dunia. Tuhan, bantulah saya percaya kepadaMu dengan sepenuh hati. Kuatkanlah kelemahanku, berikanlah aku kekuatan, kirimkan Roh KudusMu, agar aku dapat memberikan kesaksian. Saya siap untuk mewartakan Injil sampai ke ujung dunia, di mana orang-orang juga berjuang dengan kehidupan sehari-hari dan menunggu terang Sabda Allah. Terima kasih telah memanggil dan memilih saya untuk tugas misi di seminari di pulau Flores.

Ikutlah Aku! (Lk 9:59)

03 October 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)