Polandia – Tanah Air ku. Sebuah negara yang membentang dari Pegunungan Beskidy di selatan hingga Laut Baltik di bagian utara. Ini termasuk hutan hijau di bagian timur, dan perbatasan alam di bagian barat adalah Sungai Odra. Tanah dengan banyak Beato dan Beata serta Santo Santa. Kampung halaman dari misionaris yang akan pergi ke Indonesia untuk bekerja di seminari di Flores.

Polandia – Tanah Airku yang tercinta yang memberiku orang tua tercinta, saudara perempuan dan saudara laki-laki. Demikian juga keluarga religius di mana saya telah tumbuh selama 20 tahun. Saya lahir di daerah yang indah ini di Beskidy, di sebuah desa yang bernama Międzybrodzie Bialskie. Di sana, saya mempunyai teman-teman dan kolega pertama saya. Kami berjalan di lereng pegunungan di Tatras dan Bieszczady bersama. Di sana saya pertama kali jatuh cinta dengan keindahan yang diciptakan Tuhan.

Polandia – Tanah Airku yang tercinta. Di sana, saya dididik sebagai seorang teolog, filosof, patrologi di Universities di Olsztyn dan Lublin. Saya mempunyai guru-guru yang luar biasa dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Bielsko-Biala. Selanjutnya, saya dibimbing oleh para profesor yang mengajarkan tentang kebijaksanaan. Hal itu tidak akan mungkin tanpa hadiah cuma-cuma dari Polandia. Di seminari saya juga dididik oleh para imam, biarawan dan biarawati. Dari mereka saya belajar semakin banyak untuk mencintai Tuhan.

Terima kasih, Tanah Airku yang tercinta yang merayakan hari ulang tahunmu. Saya berdoa untuk kebaikan dan berkat bagi kaum perempuan dan laki-laki Polandia. Semoga, Bunda Maria, Ratu Polandia, melingkupi mu dengan mantel kasihnya. Semoga Allah memberkati mu; Bapa, Putra dan Roh Kudus. Amin.

Hari Kemerdekaan

11 November 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)