”Aku bersyukur kapadaMu, Bapa Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu. Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Luk 10:21b).

Bukan sebuah kebetulan, kemarin sore Jumat, 5 Oktober 2018 sepulang dari belanja kebutuhan komunitas saya naik angkutan umum menuju biara. Berada bersamaku empat orang pelajar dan sebuah keluarga; suami, istri bersama anak perempuannya kira-kira berusia empat tahun dalam angkutan itu. Sebuah keluarga sederhana nampaknya jika dilihat dari pakaian, penampilan dan tas yang mereka bawa. Kusampaikan beberapa kata sapaan kepada mereka, ramah tamah budaya timur. Merekapun menjawabku dengan sopan dan ramah.

Kuperhatikan sang suami yang sementara membawa tiga lembar uang 2.000 rupiah yang lusuh dan beberapa uang logam 500 rupiah. Dalam hitungan uang di Indonesia nilai uang itu kecil, hanya cukup untuk naik angkutan umum jarak dekat atau membeli secangkir kopi di kedai. Beberapa kali mataku tertuju pada bapak itu yang sedang menambahkan uang logam ke tangannya untuk siap dibayarkan kepada sopir angkutan.

Dalam obrolan kami, sang istri menyampaikan biasanya mereka jalan kaki kalau pulang kerja, tapi hari ini anak mereka minta naik angkutan.Tidak lama kemudian keluarga ini memberi isyarat kepada sopir bahwa mereka akan turun. Mereka berpamitan kepada saya dan spontan mengatakan “Suster, kami bayar juga uang angkutan untuk Anda” dan wajah mereka tersenyum tulus menatapku. Mereka turun kemudian menyeberang jalan  dan mobil melaju membawaku melanjutkan perjalanan.

Saya tertegun dan tidak habis pikir, saya belum pernah bertemu atau kenal mereka. Saya pikir uang merekapun tidak berlebihan, tetapi mengapa mereka begitu murah hati kepada saya. Saya percaya ini karena mereka melihat Yesus dalam kehadiran saya. Sore itu hati saya penuh dengan sukacita dan bersyukur kepada Tuhan untuk segala kebaikanNya. Melalui mereka saya melihat Yesus yang hari ini bergembira melihat ketujuh puluh murid pulang dari perutusannya.

Sr. Sisilia Andri SSpS

Aku Melihat Tuhan dalam Diri Orang Sederhana

06 October 2018

trzebuniak@werbista.pl

Twitter

Facebook 

Linkedin

Google+

Doa Serikat Sabda Allah

 

Semoga tersingkirlah kegelapan dosa dan malam tak beriman
di hadapan cahaya
Sabda Allah dan Roh Rahmat
dan semoga hati Yesus hidup
dalam hati semua orang.

 

(Santo Arnold Janssen)